Showing posts with label Analisis Perancangan Pabrik. Show all posts
Showing posts with label Analisis Perancangan Pabrik. Show all posts

Contoh Analisis Perancangan Pabrik - Studi Kasus PT.Salon Mobil

Jasa perawatan mobil merupakan suatu usaha yang berpeluang mengalami kenaikan pada tahun-tahun belakangan ini. Terbukti dari permintaan efektif usaha salon mobil yang cukup besar dan mengikuti tren meningkat tiap tahunnya. Untuk lokasinya dipilih kota Banjarmasin, karena pasar salon mobil, serta pesaing yang ada di Banjarmasin masih sedikit dan konvensional. Studi kelayakan dilakukan untuk mengetahui apakah usaha tersebut layak didirikan atau tidak, ditinjau dari aspek pasar, teknis, manajemen, serta keuangan. Pemilihan merk bahan baku salon mobil menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process), bahan baku salon mobil yang dipilih adalah merk 3M. Pemilihan lokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 5 (Andalas), dan penentuan peralatan salon mobil menggunakan peralatan yang memiliki nilai EUAC paling kecil. Pada aspek keuangan dilakukan perhitungan Total Project Cost, Break Even Point, dan penyusunan laporan keuangan. Kemudian dilakukan evaluasi kriteria keputusan investasi, dan diperoleh nilai NPV bernilai positif sebesar Rp 594.796.871,00, Discounted Payback Period dengan waktu pengembalian 6 tahun 6 bulan, dan IRR lebih besar dari MARR sebesar 30,88%. Analisis sensitivitas dilakukan terhadap pendapatan dan biaya bahan baku salon mobil. Pendirian usaha ini layak dilaksanakan apabila penurunan pendapatan salon mobil tidak lebih dari 21,99% dan kenaikan biaya bahan baku salon mobil tidak lebih dari 94,06% dari keadaan semula.

Silahkan download :
Contoh Analisis Perancangan Pabrik

Semoga Bermanfaat jangan lupa koment ya....

Dasar Teori Studi Kelayakan Bisnis

Pengertian dan Tahapan Studi Kelayakan Bisnis
Studi kelayakan Bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. Ukuran kelayakan masing–masing jenis usaha sangat berbeda, akan tetapi aspek–aspek yang digunakan untuk menyatakan layak atau tidaknya adalah sama sekalipun bidang usahanya berbeda. Penilaian masing–masing aspek nantinya harus dinilai secara keseluruhan, bukan berdiri sendiri–sendiri. Studi kelayakan bisnis sangat penting bagi perusahaan yang akan berdiri, walaupun tingkatan kerumitan dalam studi kelayakan bisnis ini relatif (Kasmir dan Jakfar, 2006 ;Umar, 2003).

Tujuan utama dilakukan studi kelayakan bisnis ini tentu agar perusahaan yang akan berdiri bisa berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek maupun panjang serta untuk mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut baik dalam situasi mendukung maupun situasi tidak mendukung. Oleh karena itu studi kelayakan bisnis ini harus benar adanya, jangan sampai terjadi kesalahan dalam perhitungannya. Faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan diantaranya data dan informasi yang didapat kurang lengkap, tidak teliti, salah perhitungan, pelaksanaan pekerjaan salah, kondisi lingkungan sekitar maupun unsur http://www.blogger.com/img/blank.gifsengaja oleh pembuatnya. Perlu dilakukan beberapa persiapan sebelum menjalankan suatu studi, persiapan tersebut dibagi dalam beberpa tahap, antara lain adalah sebagai berikut (Kasmir dan Jakfar, 2006) :
• Pengumpulan Data dan Informasi
• Pengolahan Data
• Analisis Data
• Pengambilan Keputusan
• Pemberian Rekomendasi
Untuk lebih jelasnya silahkan download Dasar Teori Studi Kelayakan Bisnis

CONTOH ANALISIS PERANCANGAN PABRIK

Aspek–Aspek Studi kelayakan 
Terdapat keterkaitan antar aspek–aspek dalam studi kelayakan yang tidak dapat berdiri sendiri-sendiri. Dimana aspek tersebut mencakup aspek pasar, aspek teknis, aspek keuangan, aspek sosial, aspek lingkungan.

Menurut saya Analisis Perancangan Pabrik APP merupakan studi untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengaplikasikan berbagai aspek-aspek dalam merancang suatu pabrik, sehingga kelak suatu pabrik dapat berjalan dengan semestinya, dapat mengendalikan profitabilitas dan investasi, serta dapat memuaskan kebutuhan customer.
Adapun aspek-aspek tersebut secara umum meliputi :
1. Aspek Pasar/pemasaran
2. Aspek Teknis dan Teknologi
3. Aspek SDM
4. Aspek Manajemen
5. Aspek Lingkungan

PT. Velo Moto
PT. Velo Moto merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi sepeda mini roda tiga. Sepeda mini roda tiga adalah salah satu mainan favorit anak-anak yang berada pada usia 3 sampai 5 tahun. Sepeda mini ini berguna untuk merangsang dan melatih sensor motorik anak diusia balita, dimana anak dapat bergerak aktif ketika mengendarai sepeda mini. Ada bermacam-macam model sepeda mini roda tiga yang beredar di pasaran, dengan berbagai spesifikasi dan keandalan. Model yang dibahas pada laporan ini adalah model sepeda mini tiga roda standar yang terlihat seperti gambar di file bawah ini.


Untuk lebih jelasanya silakan donwload CONTOH ANALISIS PERANCANGAN PABRIK : PT. Velo Moto oleh Green Consultan

ASPEK-ASPEK ANALISIS PERANCANGAN PABRIK

Menurut saya APP merupakan studi untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengaplikasikan berbagai aspek-aspek dalam merancang suatu pabrik, sehingga kelak suatu pabrik dapat berjalan dengan semestinya, dapat mengendalikan profitabilitas dan investasi, serta dapat memuaskan kebutuhan customer.
Adapun aspek-aspek tersebut secara umum meliputi :
1. Aspek pasar/pemasaran
2. Aspek teknis dan teknologi
3. Aspek SDM
4. Aspek manajemen
5. Aspek lingkungan

ASPEK PEMASARAN
-Secara umum, pasar :
Dari segi penjual : merupakan sekumpulan pembeli yang potensial dan nyata.
Dari segi pembeli : merupakan sekumpulan penjual yang menawarkan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan customer.
Jadi, pasar merupakan sekumpulan penjual dan pembeli yang potensial dan saling berinteraksi, serta adanya persaingan , demi tujuan masing-masing.
Aspek pasar merupakan prioritas utama dalam merancang pabrik, kenapa ? Karena pasar merupakan tujuan utama suatu organisasi tersebut didirikan, yaitu memenuhi kebutuhan customer. Oleh karena itu, pasar sangat penting. Dalam menganalisis suatu pasar, kita perlu mengetahui beberapa metode, antara lain :
1.- Segmentasi : memilih pasar sasaran, mencari peluang, identifikasi pesaing, dll. Yang bertujuan memberikan pelayanan yang memuaskan.
- Targeting : memilih, menyeleksi, dan menjangkau pasar.
- Positioning : strategi komunikasi agar produk/merek/nama mengandung arti tertentu dan mencerminkan keungggulan terhadap produk/merek/nama/ lain.
2. SWOT analisis : mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.
3. dll.

ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI
Pada aspek ini, faktor-faktor yang harus diperhatiakan, Yaitu meliputi :
Pemilihan dan Perencanaan Produk yang akan diproduksi : menghasilkan prototype produk yang mampu melalui tahap industrialisasi & komersialisasi. Kebutuhan konsumen digambarkan dalam profil kebutuhan yang akan diterjemahkan dalam bentuk produk dengan spesifikasi tertentu.
Rencana Kapasitas produksi : usaha perusahaan untuk mengatasi fluktuasi permintaan agar dapat berproduksi pada jumlah yang diinginkan konsumen.
Lokasi pabrik : menentukan lokasi yang tepat dengan menggunakan berbagai macam metode, seperti analisa pusat gravitasi, analisa transportasi, brown-gibson.
Perkembangan teknologi : meliputi proses dan fasilitas produksi yang digunakan, agar lebih efektif dan efisien.

ASPEK SDM
Secara umum, aspek sumber daya manusia meliputi tenaga kerja. Dalam hal ini, personil yang dibutuhkan untuk proyek, sesuai dengan pertimbangan pada berbagai tingkat manajemen, produksi, dan aktivitas-aktivitas lain yang seharusnya dinilai secara bersamaan dengan kebutuhan pelatihan pada berbagai level dan pada tingkatan yang berbeda dari suatu proyek.
Faktor-faktor yang berpengaruh dalam perencanaan tenaga kerja, meliputi :
1. Aspek kuantitas
banyaknya jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
2. Aspek kualitas
tingkat keterampilan yang dibutuhkan untuk setiap spesifikasi tenaga kerja
3. Aspek fisik dan phisico
4. skill

ASPEK MANAJEMEN
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam aspek manajemen meliputi :
1.Bentuk badan usaha : persero, partnership (firma, CV), PT, BUMN.
2.Struktur organisasi : Yaitu spesifikasi pekerjaan yang harus dilakukan di dalam suatu organisasi dan cara-cara mengaitkan suatu pekerjaan dengan lainnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah , Bagan organisasi, rantai komando, dll.
3.Rencana kerja (perencanaan manajemen) : rencana trategis, visi dan misi, tujuan, sasaran, rencana taktis, rencana operasional, perencana an kontingensi, manajemen krisis.
4.Koordinasi, implementasi, dan controling : keterampilan teknis, keterampilan hubungan manusia, keterampilan konseptual, keterampilan mengambil keputusan, keterampilan mengelola waktu.

ASPEK KEUANGAN
Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah :
Jumlah dana yang dibutuhkan
Struktur pembiayaan (sumber)
Pemilihan investasi: Beli / Sewa / Kerjasama
IRR, NPV, Payback Period vs Interest Rate
Faktor-faktor yang berhubungan, meliputi :
Yuridis formal
Sistem birokrasi
Iklim politik
Situsai perekonomian
Sistem nilai
Lingkungan hidup
Perkembangan teknologi
Situasi persaingan bisnis